Jumat, 07 Januari 2011

Lagi-lagi Wanita

Lagi-lagi aku mengutitmu
wanita..

Parasmu
mengajak suka
menghimpun luka
Tingkahmu
jadikan ceria
ciptakan duka


Lagi-lagi aku mengikutimu
wanita..

Ku sapa,"apa kabarnya?"
Kau sahut,"baik-baik saja"
Ku tanya,"kita hendak kemana?"
Kau jawab,"melihat indahnya dunia"


Lagi-lagi aku menyertaimu
wanita..

Ku ingin mendekatinya
Coba ramaikan kesendiriannya
Namun apa daya..
Kini dia ada yang punya


Lagi-lagi aku membuntutimu
wanita..

hanya ini yang aku bisa
menulis kata tanpa makna
Seolah percuma
dan kau anggap sia-sia


Lagi-lagi aku dibelakangmu
wanita..

Bukan kau yang berdosa
Tapi akulah yang salah



Kembang merak, 15 maret 2010 | 04.49
kala maskam kumandangkan adzan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Yang mau "ngecret", monggo... salah-benar yang penting tertawa... hehehe