Rabu, 02 Februari 2011

Sepotong Kenangan

untukmu diam dan senyap...
rantai waktu senantiasa menghantui
tak terkejar dilalap hari
bungkus ingatan nyanyikan sepi

seorang kawan berlalu-lalang
suguhi kisah perihal masa depan
katanya akan indah pada saatnya
peduli usaha hiraukan gagal

ini bukanlah terusan
cari-cari alasan sampingkan beban
biarlah semua (masih) tersimpan
tanpa bosan tiduri pecahan
senyumnya yang seputih awan

Lalu bangun kusebut dia "harapan"

-penjagamalam-
kuturaden, 1 Februari 2011 I 17.30 wib

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Yang mau "ngecret", monggo... salah-benar yang penting tertawa... hehehe