untukmu diam dan senyap...
rantai waktu senantiasa menghantui
tak terkejar dilalap hari
bungkus ingatan nyanyikan sepi
seorang kawan berlalu-lalang
suguhi kisah perihal masa depan
katanya akan indah pada saatnya
peduli usaha hiraukan gagal
ini bukanlah terusan
cari-cari alasan sampingkan beban
biarlah semua (masih) tersimpan
tanpa bosan tiduri pecahan
senyumnya yang seputih awan
Lalu bangun kusebut dia "harapan"
-penjagamalam-
kuturaden, 1 Februari 2011 I 17.30 wib
rantai waktu senantiasa menghantui
tak terkejar dilalap hari
bungkus ingatan nyanyikan sepi
seorang kawan berlalu-lalang
suguhi kisah perihal masa depan
katanya akan indah pada saatnya
peduli usaha hiraukan gagal
ini bukanlah terusan
cari-cari alasan sampingkan beban
biarlah semua (masih) tersimpan
tanpa bosan tiduri pecahan
senyumnya yang seputih awan
Lalu bangun kusebut dia "harapan"
-penjagamalam-
kuturaden, 1 Februari 2011 I 17.30 wib
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Yang mau "ngecret", monggo... salah-benar yang penting tertawa... hehehe