Hutan belantara, selain dipenuhi berbagai tanaman, juga terdapat bermacam hewan. Kita mengenal adanya rantai makanan. Yakni, sebuah skenario makan-memakan antar binatang yang menjadi awal adanya penyebutan ‘Hukum Rimba’. Dalam aturan rimba mengajarkan, bahwa yang kuatlah yang berkuasa. Bagi yang lemah, mereka dituntut untuk selalu mencari cara agar dapat bertahan hidup.
Konon, menurut seorang pemikir barat, manusia disebut sebagai Zoon Politicon. Hewan berpikir! Jika kita coba telaah, dalam beberapa aspek, hidup manusia memang tak ada bedanya dengan kehidupan yang terjadi hutan. Dimana manusia juga melaksanakan hukum, seperti yang berlaku pada kehiupan satwa.
Lantas, sering kita berbicara soal politik. Tetapi pernahkah kita mencoba untuk sekedar bertanya, apa sih sebenarnya politik itu? Apa mungkin, kata “politik” mengacu pada pemaknaan bahwa manusia merupakan Zoon Politicon?
Namun, melihat situasi politik dari masa kemasa. Mulai dari, ketika orde baru berkuasa. Hingga yang terbaru, saling ‘sikut’ antar parpol gara-gara kasus century. Kiranya dapat meyakinkan, bahwa apa yang kita alami di negeri ini, tak ada bedanya dengan apa yang terjadi di hutan belantara.
Kalau sudah demikian, masih pantaskah kita bangga jika dikatakan bahwa manusia adalah makhluk yang mulia? Entahlah…
Yogyakarta, 8 maret 2010
03.15
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Yang mau "ngecret", monggo... salah-benar yang penting tertawa... hehehe