Jumat, 07 Januari 2011

Paradok

Gaduh gemuruh malam sunyi
Berulang kali tandakan derap kaki
Tak tahu apa yang diingini
Diam-diam rasuki alam mimpi

Kiranya hendak menakuti
Perlahan sang hamba menata diri
Lancar melantun ayat suci
Musnahkan pilihan lari
Menabuh paradok riuh sepi
....


kuturaden, 5 april 2010 | 01.14

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Yang mau "ngecret", monggo... salah-benar yang penting tertawa... hehehe